Nafas bayi yang berbunyi memang menjadi kekhawatiran tersendiri untuk orang tua. Terutama bagi Anda yang baru mengalami hal semacam ini. Tidak perlu panik karena sebagian besar bunyi pada hitung bayi disebabkan oleh adaptasi yang dilakukan si kecil dengan lingkungan sekitar. Sehingga Anda tidak perlu khawatir secara berlebihan. Cukup bantu bayi untuk meningkatkan kelembapan.

Langkah tersebut digunakan sebagai alternatif mengencerkan cairan yang tersumbat. Beberapa sumber lain menyebut bahwa bunyi pada nafas bayi mempunyai variasi yang tak sama. Jika Anda menemukan keanehan lain pada si kecil. Tentu sudah seharusnya merujuk bayi ke dokter. Guna memperoleh penanganan secara maksimal. Nah, dari sekian banyak jenis bunyi pada nafas bayi.

Salah satu yang sering terjadi ialah bunyi mendengkur. Istilah kedokteran untuk menyebut bunyi tersebut adalah Stidor. Biasanya kalau sudah seperti ini bayi cenderung rewel. Ia merasa tidak nyaman dengan sesuatu yang menyumbat bagian hidung. Sekali Anda bisa menanganinya sendiri lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Keluarkan lendir pada hidung

Anda bisa melakukan cara ini dengan bantuan alat pengisap lendir khusus bayi. Berhubung si kecil memiliki sistem tubuh yang masih rentang. Maka proses pengisapan wajib dilakukan dengan lembut. Jika Anda tidak terlalu yakin untuk melakukannya. Ada baiknya untuk menghindari solusi tersebut.

  1. Kebersihan

Selanjutnya orang tua sangat diwajibkan untuk memperhatikan kebersihan lingkungan bayi. Usahakan agar bayi tidak menghirup asap ataupun debu. Selain itu, bagi Anda yang suka menggunakan kipas angin. Sudah saatnya mengurangi kebiasaan tersebut. Sebab, masuknya angin ke tubuh bayi tidak hanya membuat si kecil kembung. Namun, terdapat efek kesehatan lain yang cukup membahayakan.

  1. Kelembapan

Berikutnya tentang kelembapan lingkungan sekitar bayi. Secara alami bayi akan melakukan adaptasi sendiri dengan lingkungan baru. Pada fase tersebut biasanya si kecil mengalami beberapa gejala. Salah satunya bunyi pada nafas. Nah, solusi teraman yang sering dilakukan oleh orang tua adalah dengan memberikan vaporizer. Vaporizer sendiri semacam alat untuk meningkatkan kelembapan ruangan.

  1. Posisi tidur

Hal yang juga terhubung dengan nafas bayi bunyi ialah posisi tidur yang kurang tepat. Jangan biarkan si kecil menutupi bagian hidung dan mulut. Biasanya buah hati tidur terlentang. Bahkan saat ini membalut bayi dengan kain. Bukan sesuatu yang dianjurkan. Meskipun begitu bukan berarti Anda diperbolehkan untuk terkena angin. Tetap seimbangkan dengan pakaian tebal yang sekiranya tidak membatasi ruang gerak bayi.

  1. Posisi menyusui

Poin yang tak kalah krusial ialah bagaimana Anda memberikan pada si kecil. Walaupun terkesan remeh hal ini penting untuk dilakukan. Usahakan untuk memberikan ASI dengan posisi bayi agak tegak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *